109 Dusun di Bulukumba Dapat Situs Gratis

BULUKUMBA, – Pemerintahan Kabupaten Bulukumba lewat Dinas Komunikasi, Informatika, dan Persandian mulai memberikan fasilitas peningkatan situs untuk pemerintahan dusun.

Sekitar 109 dusun di Bulukumba akan memperoleh sarana situs dengan gratis, dimulai dari pengadaan nama domain, proses register, sampai halaman website yang bisa diatur dengan berdikari oleh pemerintahan dusun.

Kepala Sektor Program Tehnologi Informasi dan Komunikasi (Aptika) Dinas Kominfo Bulukumba, Mulyadi Ganie, menjelaskan sekarang ini semua situs dusun masih juga dalam tahapan peningkatan. Dia menerangkan jika domain untuk tiap-tiap dusun akan disiapkan oleh Dinas Kominfo Bulukumba.

“Nama domain akan diseragamkan sama sesuai Surat Keputusan Bupati Bulukumba, yang berisi nama dusun dan nama kabupaten, dituruti perpanjangan ‘desa.id’,” tutur Mulyadi, Kamis (24/7/2025).

Dia menambah, pola domain semacam ini akan memudahkan warga dalam mengenal alamat situs dusun. “Contohnya, untuk Dusun Bira akan memakai domain bira-bulukumba.dusun.id,” sambungnya.

Selainnya pengadaan situs, Dinas Kominfo akan memberi training pengendalian ke aparatur dusun.

“Kami akan membereskan domain yang telah ada. Untuk dusun yang pernah sudah mempunyai situs, cukup menukar alamat domainnya sama sesuai ketetapan,” terang Mulyadi.

Dalam pada itu, Kepala Dinas Kominfo Bulukumba, Asdar Andi Bennu, memperjelas jika pengendalian situs dusun oleh pemda merujuk pada Ketentuan Menteri Komunikasi dan Digital Nomor 5 Tahun 2025 mengenai Penyelenggaraan Mekanisme Electronic Cakupan Public.

“Program ini searah dengan peraturan alih bentuk pemerintah digital, baik pada tingkat pusat atau wilayah,” secara singkat.

Selainnya peningkatan situs, pemerintahan dusun akan difasilitaskan pemakaian program service dusun.id, yang mempunyai tujuan mempermudah warga dalam mengurusi document secara digital. (Sal)

Panen Pedet di Daerah Sapi, Bukti Pengembangan Peternak Bulukumba

BULUKUMBA, – Kabupaten Bulukumba mencatatkan lagi prestasi di bidang peternakan lewat panen pedet (anak sapi) di Daerah Sapi, Dusun Benteng Gantarang, Kecamatan Gantarang, Kamis, 24 Juli 2025.

Sekitar 21 ekor pedet lahir lewat proses Inseminasi Bikinan (IB) sebagai sisi dari program favorit Teritori Peningkatan Bibit Unggul Sapi Potong. Program ini terlahir di bawah pimpinan Bupati Bulukumba, Andi Muhtar Ali Yusuf, dengan misi besar tingkatkan populasi, kualitas genetik, dan kesejahteraan peternak lokal.

“Di Dusun Benteng Gantarang, ada 21 ekor pedet yang lahir proses dari Inseminasi Bikinan,” ungkapkan Kepala UPT Pembibitan dan HPT Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan, Suriya Darma.

Menurut dia, tehnologi IB bisa dibuktikan efektif melahirkan beberapa ribu pedet unggul dari akseptor (betina produktif) tiap tahunnya. Hasilnya tidak cuma tingkatkan jumlah, tetapi juga kualitas: genetik yang lebih bagus, perkembangan bisa lebih cepat, dan nilai jual lebih bersaing.

Tidak stop di sana, program ini menggerakkan peningkatan hijauan pakan peternak unggul, training berkesinambungan, dan adopsi pengetahuan dan tehnologi terkini untuk beberapa peternak. Semua bergerak di satu semangat: jadikan Bulukumba berdikari dalam pengadaan sapi potong berkualitas dan berkesinambungan.

Sekarang, Daerah Sapi bukan sekedar nama—ia menjadi lambang perkembangan peternakan masyarakat, dusun yang memiliki daya, dan pengembangan yang berbuah hasil. Dari petani, oleh peternak, untuk Indonesia.

Adapun keseluruhan kelahiran pedet di Kabupaten Bulukumba dari Januari sampai Juni 2025 terdaftar sekitar 1.240 ekor. Sementara jumlah populasi sapi potong sekarang ini sudah capai 63.861 ekor, mengidentifikasi cara besar ke arah kemandirian pangan hewani di Bumi Panrita Lopi.

Untuk dipahami Daerah Sapi ialah program Pemerintahan Kabupaten Bulukumba dalam menggerakkan keproduktifan sapi potong.

Program Daerah Sapi sudah ditargetkan sekian tahun kemarin. Ada lima kecamatan prospektif, sebagai daerah Kampun yakni: Bulukumpa, Kajang, Rilau Ale, Gantarang dan Ujungloe.

Dengan 5 kecamatan itu, program Daerah Sapi direncanakan sebagai teritori terintegrasi berkaitan inseminasi bikinan, panen pedet, training, service kesehatan peternak, dan registrasi asuransi peternak secara detail di teritori vital Bulukumba.