Makassar – Dinas komunikasi informatika dan sendi (Diskominfo) Kabupaten Bulukumba mengutamakan keutamaan keamanan data diri untuk perkuat fondasi tata urus informasi.
“Lewat sektor persandian dan statistik kami sudah menyosialisasikan penyelamatan data diri untuk memberikan dukungan cara vital hadapi rintangan era teknologi yang beresiko kebocoran dan penyimpangan data personal,” kata Pendamping Sektor Administrasi Umum Pemkab Bulukumba Bulukumba, Muhammad Daud Kahal saat diverifikasi dari Makassar, Jumat.
Ia menjelaskan, dalam soal pelindungan data personal itu menjadi tanggung-jawab kelompok.
Karenanya, faksinya ajak semua piranti wilayah untuk bekerjasama dan bersinergi, bukan hanya secara intern tetapi dengan lembaga vertikal dan faksi external yang lain untuk maksimalnya penyelamatan data di Kabupaten Bulukumba.
Hal tersebut dibetulkan Kepala Diskominfo Bulukumba, Andi Asdar A Bennu.
Ia menjelaskan, keadaan Bulukumba sebagai walidata sekalian pengampu masalah persandian mempunyai tanggung-jawab untuk pastikan jika tata urus data personal di lingkungan Pemda bisa terwujud secara baik aman dan sama sesuai peraturan.
Terkait dengan hal itu lanjut ia memerlukan loyalitas aparat sipil negara ASN untuk tingkatkan pengetahuan kesadaran dan usaha menjaga kerahasiaan data personal tangani secara tepat dan menghambat kekuatan kebocoran.
Menanggapi hal tersebut, karena itu Pemkab Bulukumba selekasnya membuat Tm Keamanan Informasi Wilayah (TKID) yang hendak bekerja lakukan penyelamatan informasi di setiap organisasi piranti wilayah (OPD).
Menurutnya, team itu lebih dulu akan diberi training untuk tingkatkan kemampuannya hingga nantinya performanya menjadi maksimal.
Disamping itu didorong supaya aparatur pemerintahan dapat tumbuh budaya literatur keamanan data personal di lingkungan pemda sekalian perkuat fondasi tata urus informasi di cakupan Kabupaten Bulukumba.