Team Kementerian Lingkungan Hidup Evaluasi Langsung Pengendalian Sampah di Bulukumba

BULUKUMBA, — Team dari Kementerian Lingkungan Hidup (KLH) lakukan pantauan dan penilaian (monev) pada pengendalian sampah di Kabupaten Bulukumba, Kamis, 24 Juli 2025.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (DLHK) Bulukumba, Andi Uke Cantik Permatasari, mengutarakan team KLH yang terbagi dalam 3 orang mengevaluasi secara langsung semua tingkatan pengendalian sampah dimulai dari hilir sampai hulu.

“Di hilir, mereka berkunjung sejumlah rumah masyarakat untuk menyaksikan secara langsung pengendalian sampah rumah tangga. Lantas ke tengah, berkunjung dua bank sampah unit, satu bank sampah induk, Tempat Pemrosesan Sampah Terintegrasi (TPST), dan rumah kompos. Selanjutnya di hulu, team mengevaluasi secara langsung Tempat Pembuangan Akhir (TPA),” terangnya.

Lawatan sepanjang dua ini hari, kata Andi Uke, akan dilakukan tindakan tatap muka di antara petinggi eselon II KLH dan Bupati Bulukumba. Tatap muka itu mempunyai tujuan untuk sampaikan hasil klarifikasi lapangan sekalian memberi referensi sebagai dasar pengaturan peraturan wilayah.

Dia menambah, monev ini adalah sisi dari program nasional ke arah pengendalian sampah habis 100 % di semua Indonesia di tahun 2029.

“Tidak seluruhnya kabupaten/kota di Sulsel didatangi. Cuma lima wilayah yang dipandang sudah lakukan pengendalian sampah secara baik dan tidak terima ancaman administratif dari KLH,” katanya.

Sebagai informasi, KLH sudah keluarkan ancaman administratif berbentuk desakan pemberhentian pengendalian mekanisme open dumping di TPA ke 343 kabupaten/kota di Indonesia. Di Sulsel, dari 24 kabupaten/kota, sekitar 12 salah satunya sudah mendapatkan surat ancaman itu.

“Kami menyongsong baik aktivitas monev dan verlap ini sebagai bentuk pembimbingan dan pengiringan dari KLHK. Kami optimis dapat merealisasikan pengendalian sampah habis 100 % di Bulukumba sama sesuai sasaran tahun 2029,” tandas Andi Uke.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *